Kurtilas, atau Kurikulum Tidak Jelas Tiga belas. Untuk SMA.
Penjurusan langsung pada tahun pertama.
Menurut saya ini hal bagus, jadi pada saat awal masuk ke sekolah menengah atas, siswa dan siswi sudah dipusatkan ke satu jurusan yaitu entah IPA ataupun IPS (Atau MIPA & IIS for now), karena percuma saja apabila siswa siswi yang pada saat ditahun pertama mereka mempelajari pelajaran yang tidak akan keluar saat ujian akhir, seperti misalnya ada anak yang masuk jurusan MIPA tapi dia belajar Sejarah dan Akutansi. It's really unnecessary.
Nem yang katanya tidak terlalu penting untuk SMBPTN.
Well, saya kurang tau juga karena saya belum Ujian Nasional, baru tahun ini saya akan melaksanakan ujian itu, tepatnya pada bulan April (Might be an april fool prank maybe). Tapi dari beberapa source atau alumni, katanya tidak terlalu berpengaruh, yang penting nilai pada semester 1 sampai semester 4 atau 5 yang terus naik (grafiknya).
Remidial UN.
Superly unnecessary. Why? Karena menurut saya hanya sebagian kecil dari siswa siswi saja yang mau melaksanakan Remidial UN atau Ujian Nasional Ulang. Seingat saya Remidial UN baru direncanakan akan available to attend untuk Alumni 2014-2015 dan seterusnya. Well, walaupun ada beberapa orang yang memang masih ingin mengulang UN itu sendiri (buat yang nilai dibawah rata - rata). Tapi ada juga yang sudah malas atau lelah mengikuti remidial yang sebagian besar kemungkinannya tidak akan berpengaruh pada SMBPTN ya karena sudah lewat waktunya, dll.
Saya baru tau segitu saja tentang Kurtilas, karena saya angkatan 2015-2016 juga. Saya baru diberitahukan dan mendapatkan informasi sebanyak itu. Ada beberapa lagi, yang mungkin saya lupa.
But nvm.